Tampilkan postingan dengan label Aerobics. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aerobics. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 November 2014

10 olahraga yang aman dilakukan oleh ibu hamil / wanita hamil

Berikut ini adalah 10 olahraga yang aman dilakukan oleh ibu hamil / wanita hamil :


1. Jalan kaki

Berjalan adalah cara paling baik untuk menjadi sehat secara fisik. Dr Bakshi mengatakan, wanita hamil bisa latihan berjalan untuk melatih jantung janin agar lebih sehat.

"Beberapa wanita mungkin akan mengalami kaki bengkak jika kebanyakan berjalan. Tapi 30 menit berjalan selama tiga hari dalam seminggu adalah rutinitas yang baik," katanya.

2. Menari

Selain menyenangkan, menari adalah bentuk latihan yang paling menyenangkan.

"Jangan khawatir, selama tidak menari berlebihan dan memperhatikan kondisi kandungan, kandungan akan aman. Namun jika tidak mampu, segera beritahu instruktur Anda," jelas Bakhsi.

3. Pilates

Melakukan Pilates selama kehamilan akan membantu Anda tetap rileks saat melahirkan. Instruktur Fitnes, Shalini Bhargava mengatakan, pilates membantu mengurangi sakit otot perut, mengurangi sakit punggung dan melancarkan proses persalinan.

4. Yoga

Latihan yoga saat hamil dapat mengurangi ketegangan, meningkatkan mood dan melancarkan persalinan.

5. Aerobik atau Zumba

Latihan aerobik atau zumba memang memerlukan gerakan yang aktif. Tapi menurut Shalini, ibu hamil yang ingin ikut gerakan ini hanya melakukan beberapa gerakan yang nyaman.

6. Senam Kegel

Latihan Kegel memperkuat otot-otot di dasar panggul. Kenapa perlu latihan ini? Bakhsi mengungkapkan, tubuh Anda memproduksi hormon yang disebut relaksin selama kehamilan. Hormon ini melembutkan sendi dan ligamen yang membuat proses kelahiran lebih mudah.

7. Sepeda statis

Bukan hanya sehat, mencoba sepeda statis saat hamil juga dapat meningkatkan oksigen ke otak bayi.

8. Renang

"Berenang adalah cara terbaik untuk mengurangi risiko kecelakaan saat hamil. Tekanan di air memberikan kemudahan bagi ibu untuk bergerak," kata Bakhsi.

sumber : liputan6.com

Minggu, 10 Juni 2012

Mengenal Olahraga "Water Aerobics"

Jika Anda mencari latihan yang mudah untuk menggerakan persendian, baik untuk jantung dan jaringan otot-otot utama Anda bisa mencoba water aerobics yang sangat menyenangkan. Olahraga ini juga memungkinkan Anda untuk melakukannya meskipun berada dibawah cuaca yang panas sekalipun.

Water Aerobics biasa dilakukan dalam kolam yang memiliki kedalaman sebatas dada dengan suhu air 82 derajat F hingga 86 derajat F. Yang menjadi fokus dari olahraga ini adalah kebugaran kardiovaskular, namun latihan yang biasa dilakukan dengan diiringi oleh musik ini juga dapat membantu Anda meningkatkan kekuatan, fleksibilitas dan keseimbangan. Caranya pun cukup mudah karena seorang instruktur akan mengajari Anda langkah-langkah dasarnya, dan bagi Anda yang tidak bisa berenang, jangan khawatir karena olah raga ini tidak membutuhkan gerakan berenang karena kaki akan berpijak didasar kolam.

Olahraga ini akan sangat baik dilakukan bagi Anda yang sudah mulai berumur, sedang hamil, mereka yang menderita radang sendi atau sakit punggung. Gerak dorong apungan air dapat mengurangi tekanan berat badan Anda. Karena dilakukan didalam air, kemungkinan resiko cedera, terluka, sakit atau pegal pun dapat dikurangi.

Biasanya, olahraga air dilakukan selama 40-50 menit baik dalam kolam indoor maupun outdoor . Sama seperti dalam menjalani program latihan baru lainnya, sebaiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memulainya. Selama latihan ini berlangsung, instruktur Anda akan memberikan kickboards , barbel air atau busa selindris untuk membantu Anda mengapung atau meningkatkan ketahanan Anda dalam air. Jika kolam termasuk dalam, Anda akan diberi alat pelampung agar Anda dapat tetap tegak berdiri.

Anda akan memulainya dengan pemanasan selama lima menit didalam atau diluar air setelah itu akan dilanjutkan dengan gerakan mengangkat lutut, jumping jack, tendangan atau berjalan didalam air. Beberapa orang menambahkan circuit training atau kick boxing dalam latihan water aerobics mereka. Sesi ini akan berakhir dengan pendinginan selama kurang lebih lima menit.

Beberapa orang sering memakai sepatu khusus dalam air selama mengikuti kelas water aerobics karena dengan menggunakan alas kaki yang dirancang khusus ini, akan mencegah Anda dari terpeleset dan melindungi angkle Anda. Selain itu, sepatu air dapat melindungi Anda dari permukaan kolam yang bisa jadi tidak semulus kelihatannya. 

sumber : melindahospital.com/

 
Design by Derio Hendrabayu