Tampilkan postingan dengan label Peralatan Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peralatan Olahraga. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 September 2011

Raket Tenis

Permainan tennis tentu saja tidak bisa dimainkan tanpa adanya raket tenis. Terdapat bermacam-macam raket tenis yang ada di pasaran saat ini. Bagi anda yang sedang akan bermain tenis atau yang ingin membeli raket tenis. Mungkin tulisan yang akan saya angkat ini bisa bermanfaat bagi anda.
Secara garis besar terdapat 3 jenis raket berdasarkan luas kepalanya, yaitu
Mid size : 85-90 sq.inch,Mid-plus : 95-105 sq.inch, Oversize : 110-135 sq.inch
Ketiga ukuran di atas sedikit banyak berpengaruh pada tipe dan tingkat permainan dari seorang petenis.
Ukuran kepala raket umumnya berbanding lurus dengan power yang akan dihasilkannya. Raket-raket dengan ukuran kepala yang besar (Oversize) biasanya memproduksi power/ tenaga yang besar dan apabila anda memegang raket jenis ini maka umumnya akan terasa lebih berat di kepala raket (head heavy/ berat depan). Raket dengan ukuran kepala yang kecil (Mid size) umumnya memiliki power yang kecil dan keseimbangan raket ini akan terasa lebih berat di gagang raket (head light/ berat belakang). Sedangkan raket midplus berada di antaranya dengan berat yang seimbang.

Raket oversize umum nya di pakai bagi para pemula atau pemain rekreasional yang menginginkan raket dengan power yang besar sehingga tidak memerlukan ayunan yang penuh untuk dapat memukul bola melewati net. Raket midsize umumnya dipakai oleh pemain tingkat lanjut yang dapat memukul bola dengan ayunan yang penuh sehingga membutuhkan raket dengan power yang kecil agar pukulan lebih terkontrol. Sedangkan raket midplus umumnya dipakai oleh pemain yang telah dapat memukul bola dengan ayunan yang penuh namun menginginkan power yang lebih besar dari midsize contohnya untuk seorang pemain baseliner.

Spesifikasi mengenai raket biasanya tertera pada leher raket. Beberapa hal mengenai raket tenis yang patut anda ketahui adalah:

     Raket mid size umumnya lebih berat daripada raket oversize.

    Racket Stiffness
adalah fleksibilitas dari rangka sebuah raket dalam memukul bola. Raket yang lebih stiff akan membiaskan rangka raket lebih kecil daripada raket yang memiliki stiffness rendah. Jadi raket dengan stiffness yang rendah akan kurang bertenaga daripada yang tinggi karena raket ini lebih fleksibel sehingga menyerap energi dari bola lebih besar.

    String Pattern
/ susunan senar berpengaruh juga pada power dari raket. Susunan senar yang jarang akan memproduksi tenaga yang lebih besar daripada senar yang memiliki susunan yang rapat karena susunan senar yang jarang akan memantulkan senar lebih kuat daripada yang rapat dan dapat menghasilkan pukulan spin dengan baik.

    Panjang raket yang ada di pasaran saat ini berkisar antara 27-29 inchi. Raket yang lebih panjang dipercaya dapat memberikan jangkauan yang lebih baik dengan power ekstra dan dapat memproduksi spin dengan baik. Namun kebanyakan pemain yang saya kenal agak canggung ketika memakai raket yang lebih panjang mungkin lebih disebabkan karena belum terbiasa.

    Grip Size/
Ukuran grip yang tersedia saat ini berkisar antara 4-4 5/8 inchi. Disarankan bagi anda untuk membeli raket dengan grip yang lebih kecil sedikit dari ukuran tangan anda sehingga anda dapat melilitnya dengan overgrip hingga grip anda dirasa paling pas.

    Sedikit tentang memasang senar, senar dengan tarikan yang lebih rendah akan lebih Bertenaga daripada raket dengan tarikan tinggi. Bila anda ingin pukulan anda lebih terkontrol, maka anda dapat menyenarnya dengan tarikan yang tinggi. Umumnya raket dilengkapi dengan data recommended string tension (tarikan senar yang direkomendasikan) dan biasanya terdapat kisaran tegangan yang direkomendasikan dalam satuan lbs. Anda dapat menyenar raket dalam kisaran tersebut. Perlu diingat juga dalam menyenar raket, alat penyenar raket yang mekanis (memakai mesin) akan menghasilkan tegangan yang lebih besar setidaknya 5 lbs. Sehingga apabila anda ingin menyenar sebesar 55 lbs, maka anda meminta raket disenar dengan tegangan 50 lbs menurut mesin penyenar.

TIPS MEMILIH RAKET TENIS
Saat memilih raket, pikirkan mana yang kamu butuhkan. Raket yang menambah power kamu atau menambah control atau justru kedua-duanya.

Pemula : Kalau kamu termasuk pemula, kamu sebaiknya bermain dengan raket yang cukup ringan sehingga mudah mengayunkannya dan cukup punya power.
Saran : Pilih raket dengan berat antara 9 dan 10 ons, punya ukuran kepala sebesar setidaknya 100 inci kuadrat (karena akan memberikanmu kekuatan dan meningkatakn peluang raket mengenai bola) dengan ketebalan tiang setidaknya 25 millimeter.

Advance : Kalau kamu termasuk golongan kedua dan bisa mengembangkan permainan di lapangan, beda ceritanya. Yang kamu butuhkan adalah raket yang bisa mengontrol permainan.
Saran : Pilih raket dengan berat lebih dari 10.5 ons dan punya kepala yang lebih kecil serta ketebalan yang lebih tipis dari raket untuk pemula.

Sumber: prasso.wordpress.com
              tenislapang.lk.ipb.ac.id

Raket Bulutangkis

Raket dengan teknologi yang dimiliki kerap menjadi faktor penting atlet bulutangkis. Teknologinya pun berkembang signifikan, dari semula menggunakan bahan material kayu hingga raket yang dikenal sekarang sudah menggunakan bahan aluminium atau titanium, dengan pertimbangan bahwa bahan aluminium lebih ringan hingga bisa memaksimalkan teknik pukulan.
Awalnya, pada zaman pertengahan, di Inggris dikenal sebuah permainan yang menggunakan shuttlecock dengan pemukul berupa dayung atau tongkat yang kala itu disebut battledores. Dayung atau tongkat tersebut digunakan untuk memulul shuttlecock dan menjaga agar tetap di udara serta mencegahnya menyentuh tanah.

Perkembangan pemukul yang belakangan dikenal dengan nama raket ini terbilang pesat, pada awalnya secara tradisional raket dibuat dari bahan kayu. Pemilihan bahan berikutnya adalah aluminium atau logam ringan lainnya. Kini hampir semua raket bulutangkis professional berkomposisikan komposit serat karbon (plastik bertulang grafit). Serat karbon memiliki kekuatan hebat terhadap perbandingan berat, kaku dan memberi perpindahan energi kinetik yang hebat. Namun sejumlahmodel rendahan alias bukan merk ternama, masih menggunakan baja atau aluminium untuk sebagian atau keseluruhan raket.

Komponen yang tidak lepas dari raket adalah senar. Senar menjadi salah satu bagian yang paling diperhatikan dalam bulutangkis. Jenis senar berbeda dan memiliki dan memiki cirri-ciri yang berlainan pula terhadap efek pantulan kok. Keawetan senar secara umum juga bervariasi tergantung intensitas pemakaian. Kebanyakan senar memiliki ketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan 18 sampai 30+ lb. Pemilhan senar raket ini tergantung kepada kapasitas pemain. Tentunya akan berbeda antara pemain amatir dengan yang sudah professional.

Sebagai panduan memilih raket, berikut adalah paparan ringkas spesifikasi dan istilah untuk raket bulutangkis standar. Spesifikasi berikut memang bukan patokan Standar Internasional, hanya sebagai pedoman umum saja.

1. Kelenturan Gagang (Stiffness of Shaft)
a. Medium (Fleksibel)
Pemindahan sebagian tenaga yang berpusat pada pergelangan tangan. Pemusatan energi untuk tungkai yang fleksibel saat raket diayun memberikan daya tolak lebih besar saat shuttlecock menyentuh raket. Jenis ini sangat baik untuk pertahanan (defensive) atau untuk mengontrol gaya permainan lainnya.

b. Stiff (Limited Flexibility)
Pemindahan tenaga yang memungkinkan dari pergelangan tangan. Tangkai jenis ini sangat dianjurkan untuk teknik permainan bertahan (defensive). Maupn permainan serangan (offensive).

c. Extra Stiff (Minimum Flexibility)
Pemindahan tenaga secara maksimum yang berpusat pada pergelangan tangan. Gerakan tangkai raket yang minimalis memberikan ketepatan yang lebih baik atas penempatan shuttlecock. Raket dengan tangkai jenis ini sangat ideal untuk teknik permainan serangan (offensive) seperti smashing, net kill dan sebagainya.

2. Bentuk Frame Raket
a. Conventional - Berbentuk Oval Standar.
b. Isometric - Berbentuk cenderung persegi (Square Head Share).

3. Komposisi Frame
a. Basis Material
- AluminiumHi
- Modulus Graphite
- Super Hi-Modulus Graphite
- Ultra Hi-Modulus Graphite
- Nano Carbon

b. Mesh
- Woven Kevlar
- Titanium Composite (Utility Titanium)
- Ultra Titanium
- GForceTi
- UltimumTi

4. Shaft Composition (Komposisi Gagang)
a. Bahan Baku
- Aluminium
- Hi-Modulus Graphite
- Super Hi-Modulus Graphite
- Ultra Hi-Modulus Graphite
- Nano Carbon

b. Mesh (join gagang dengan frame)
- Titanium Composite (Utility Titanium)
- Ultra Titanium
- UltimumTi

5. Bobot Raket
a. 2U (90-94g)
b. 3U (85-89g)
c. 4U (80-84g)

6. Panjang Total (frame tip – handle end)
a. Standard (665mm / 26.0 inches)
b. Long (675mm / 26.5 inches).

7. Ukuran Grip
a. Hi-Qua G2 – 3.25 inches, Tactic / Yonex G2 – 4.00 inches
b. Hi-Qua G3 – 3.50 inches, Tactic / Yonex G3 – 3.75 inches
c. Hi-Qua G4 – 3.75 inches, Tactic / Yonex G4 – 3.50 inches
d. Hi-Qua G5 – 4.00 inches, Tactic / Yonex G5 – 3.25 inches

8. Toleransi Tegangan Senar
a. Aluminium & Hi-Modulus Graphite Frames
- Main 18-20lbs (8-9kg)
- Cross 20-22lbs (9-10kg).

b. Super & Ultra Hi-modulus Graphite Frames
- Main 18-24lbs (8-11kg)
- Cross 20-26lbs (9-12kg).

9. Titik Keseimbangan dari Ujung Grip
a. 270-280mm = Head Light (Defensive)
b. 275-285mm = Neutral (All Round)
c. 285-295mm = Head Heavy (Offensive)
d. 295-300mm = Extra Head Heavy (Offensive)

Meski bukan patokan khusus, bagi para peminat bulutangkis, mungkin sudah saatnya memilih raket yang sesuai dengan kapasitas permainan masing-masing. Karena tiap pemain memiliki kemampuan berbeda. Jadi jangan salah pilih raket, percuma punya raket canggih dengan kualitas teknologi terbaru kalau ternyata tidak sesuai.

Tips cara pilih raket untuk seorang atlit bulutangkis

A. Gaya main/ Type Pemakai, yaitu memilih Raket disesuaikan dengan Type Pemakai apakah Type Penyerang, Bertahan / Kontrol atau Type keduanya sama baik.
  • Untuk Type Bertahan dan Kontrol bisa di pakai raket yg tidak begitu berat yaitu jenis 4U atau 3U dengan titik keseimbangan dari ujung Grip 270-285 dan fleksibilitas raket medium atau Flexibel . misal Yonex type NS9000S, AT9000T, MP21/MP18.
  • Untuk Type Penyerang /Smash Raket dipilih yg agak berat yaitu jenis 3U atau 2U dengan titik keseimbangan 285-300 dan fleksibilitas raket Extra Stiff atau Stiff misal Yonex type AT900P, MP99, Carnonex21.
  • Untuk Type Bertahan dan Menyerang sama baik bisa dipilih Raket jenis 3U, Titik keseimbangan 275-285 dan Fleksibiltas Medium misal Yonex type : Ti-10, NS7700, NS5000, AT700, AT300, AT150, MP45, MP29LIGHT, CARBONEX (8600Ti, 7000DF) 
Pemilihan jenis raket tsb tidak harus seperti diatas karena bisa jadi setiap pemain memliki kecocokan jenis tersendiri.

B. Mencoba langsung Berbagai Jenis Raket dan dicoba dengan berbagai jenis pukulan, jika Cocok Pilih raket tersebut. Catat untuk dipilih Bahan , Merk dan Type Raket , Jenis dan tarikan senar . Jika raket sudah tidak diproduksi lagi Raket bisa dibeli dengan melihat spesifikasi Raket yang sama dengan spesifikasi dibawah :

Spesifikasi Raket (Yonex) dapat dibedakan menurut :
  • Fleksibilitas Raket : Extra Stiff (kaku), Stiff, Medium, Extra Flexible dan Flexible.
  • Berat Raket : 2U (90-94g) ; 3U (85-89g) ; 4U (80-84g)
  • Ukuran Grip : G2 (4″) , G3(3.75″), G4(3.5″), G5(3.35″)
  • Titik Keseimbangan (Dari Ujung Grip) : 270-280 : Head Light (Defensive), 275-285 : Neutral (All Round), 285-295 ; Head Heavy (Offensive) 295-300 Extra Head Heavy (Offensive)
  •  Bentuk Raket : Conventional ( Oval Biasa ) dan Isometric ( Oval dengan bagian atas mendatar)
  •  Panjang Total : 26 ” Standard dan 26.5″ Long
  •  Bahan Raket : Alumunium, Modulus Graphite, Super Hi Modulus Graphite, Ultra Hi Modulus Graphite, Nano Carbon, Woven Kevlar, Titanium Composite, Ultra Titanium, G Force Ti, Ultimum Ti.
  •  Memilih ukuran Grip atau pegangan Raket. yg disesuaikan dengan Gengaman Tangan. Umumnya Orang suka dengan Grip yang agak kecil (G5) karena Raket mudah dikontrol. tapi ada juga yang suka Grip besar G3 atau G2.

D. Fisik Raket sempurna tidak cacat/ retak dan Raket bila disentil tanpa senar berbunyi nyaring stainless . Ini berhubungan dengan bahan raket semakin kuat dan Stabil semakin mahal. Bahan Raket dapat dipilih dengan melihat spesifikasi Bahan diatas.

E. Jika memilih Raket Bermerk Terkenal , Pastikan yg dibeli adalah Asli dan dibeli ditempat yg bisa menjamin keaslian Barang (Biasanya Raket Asli ada di Katalog dan Pejual punya Sertifikat dari Sunrise). Daftar Raket yg ada di Katalog Yonex 2007 ada DISINI . Jika memilih Merk tidak terkenal / palsu pastikan bahwa Raket tidak berubah bentuk saat disenar dengan tarikan maksimal 28-30 lbs.

F. Jangan Lupa Pilih Senar yang Baik dan tarikan senar yang Pas . Senar dapat dipilih berdasarkan : Ketahanan senar , Pantulan, Kontrol dan Peredam Getaran.

Untuk Ketahanan : Yonex BG65, BG 70Pro, BG65Ti Pantulan : NBG95,BG 80, BG66 sharp,BG65Ti, Kontrol : BG66, BG68Ti, BG85. Peredam Getaran : NBG 95, BG80

- Untuk yg suka smash : BG65Ti, NBG95, BG80, BG66sharp

-Untuk yg suka Kontrol : BG66, BG68Ti, BG85

Untuk Tarikan Senar, Jika Alat standard Yonex sesuaikan dengan Cara Tarik dan spesifikasi Senar. jika alat tidak standard, Senar bisa ditarik antara 24-28lbs.

G. Untuk anak-anak diatas 9 tahun bisa menggunakan raket biasa seperti yang dipakai orang dewasa hanya dicari yang tidak terlalu berat. Jika dipakai untuk latihan bisa menggunakan raket yang agak berat (2U atau lebih) untuk melatih pergelangan tangan atau otot tangan. Untuk anak-anak dibawah 8 tahun bisa pakai raket khusus anak dimana fisik raket agak pendek dibandingkan raket dewasa misalnya type Yonex Isometric 20Jr

Sumber: fath102.wordpress.com
              bulutangkis.com

 
Design by Derio Hendrabayu